Pencarian

Pemkab Bulungan Terima Aset Eks Jetty PKN di Sungai Ancam, Bupati Syarwani Targetkan Biaya Logistik Turun

Sabtu, 31 Oktober 2026 • 17:45:30 WIB
Pemkab Bulungan Terima Aset Eks Jetty PKN di Sungai Ancam, Bupati Syarwani Targetkan Biaya Logistik Turun
Bupati Bulungan Syarwani menandatangani nota kesepahaman bersama Direktur PT PKN Tria Suprajeni di Jakarta.

JAKARTA — Bupati Bulungan Syarwani menandatangani nota kesepahaman bersama Direktur PT PKN Tria Suprajeni, disaksikan jajaran pemerintah daerah dan manajemen perusahaan. Kerja sama mencakup pengembangan kawasan kepelabuhanan jangka panjang sekaligus penyerahan aset yang selanjutnya dikelola melalui kerja sama dengan pemerintah daerah.

Aset eks jetty di kawasan Sungai Ancam diproyeksikan menjadi titik bongkar muat alternatif bagi kapal pengangkut barang dari luar daerah. Selama ini aktivitas kepelabuhanan di Bulungan terkendala pendangkalan sungai yang memaksa kapal menempuh tahapan bongkar muat berlapis.

Sedimentasi Sungai Kayan Jadi Akar Masalah Biaya Distribusi

Menurut Syarwani, sedimentasi di Sungai Kayan menghambat keluar masuk kapal dan menambah tahapan bongkar muat. Kondisi itu memunculkan biaya bongkar ganda yang berimbas pada harga barang di tingkat masyarakat.

"Kita ingin mencari solusi terhadap persoalan logistik di Kabupaten Bulungan. Selama ini kapal-kapal menghadapi kendala sedimentasi sehingga proses bongkar muat tidak bisa berjalan secara optimal. Bahkan, ada biaya bongkar ganda yang pada akhirnya berpengaruh terhadap harga barang yang diterima masyarakat," ungkap Syarwani.

Kapal Luar Daerah Diharapkan Bisa Bongkar Muat Langsung

Pemkab Bulungan berharap pemanfaatan eks jetty memungkinkan kapal dari luar daerah melakukan bongkar muat secara lebih langsung. Rantai distribusi yang lebih pendek dinilai bisa menekan ongkos angkut sekaligus menjaga stabilitas pasokan barang.

"Malam ini kita melaksanakan MoU sekaligus penyerahan aset eks jetty dari PT PKN yang nantinya dikerjasamakan dengan pemerintah daerah. Harapan kita, kapal-kapal dari luar bisa langsung melakukan aktivitas bongkar muat melalui fasilitas ini. Dengan begitu, biaya logistik dapat ditekan dan stabilitas pasokan barang di Bulungan bisa lebih terjaga," tegasnya.

Pengelolaan Aset Masih Menunggu Skema Kerja Sama

Penyerahan aset belum disertai rincian skema pengelolaan, termasuk pembagian peran antara Pemkab Bulungan dan PT PKN. Pemerintah daerah menyebut pengelolaan akan dilakukan melalui kerja sama, sementara tahapan teknis pemanfaatan jetty belum diumumkan dalam penandatanganan tersebut.

Bagi warga Bulungan, efisiensi bongkar muat berdampak langsung pada harga barang kebutuhan sehari-hari yang selama ini menumpuk biaya angkut. Jika jetty beroperasi penuh, jalur distribusi lewat Sungai Kayan bisa dialihkan sebagian ke fasilitas baru tersebut.

Follow www.kabartarakan.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: radartarakan.jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks