KALIMANTAN UTARA — Apple merilis iMac dan MacBook Pro 14 inci bertenaga chip M6 dengan harga yang sama seperti generasi sebelumnya, meski perusahaan menaikkan tarif hampir seluruh lini produknya sejak Juni. Kedua model tetap dibanderol mulai 1.499 dolar AS untuk iMac dan 1.999 dolar AS untuk MacBook Pro 14 inci. Keputusan ini memberi jeda bagi konsumen yang khawatir kenaikan harga menyusul peluncuran seri iPhone 18.
Apple mengumumkan dua komputer Mac baru yang memakai chip M6, yakni iMac dan MacBook Pro 14 inci. Keduanya dijual dengan harga awal identik dengan generasi pendahulunya, tanpa tambahan biaya meski membawa prosesor yang lebih cepat. Langkah ini berbeda dari beberapa peluncuran produk Apple terbaru yang justru disertai kenaikan harga.
Spesifikasi M6 dan Kenaikan Performa
Chip M6 menjadi pembeda utama dibanding generasi sebelumnya. Untuk iMac, pembeli kini mendapat konfigurasi CPU 10 inti dan GPU 10 inti pada model dasar, naik dari CPU 8 inti dan GPU 8 inti di chip M4. Peningkatan inti ini berlaku tanpa perubahan harga jual.
MacBook Pro 14 inci juga mengadopsi M6 dengan harga awal yang dipertahankan. Apple belum merinci selisih performa antargenerasi dalam pengumuman tersebut, tetapi posisi M6 sebagai penerus langsung M4 menandakan lompatan satu generasi chip.
Harga M6 Mac: Berapa Banderolnya
iMac M6 dibanderol mulai 1.499 dolar AS, sementara MacBook Pro 14 inci M6 mulai 1.999 dolar AS. Angka ini sama dengan harga kedua model setelah penyesuaian pada Juni lalu.
Sebelum Juni, iMac dijual mulai 1.299 dolar AS dan MacBook Pro 14 inci mulai 1.699 dolar AS. Kenaikan 200 dolar AS saat itu sempat mengejutkan calon pembeli yang menunggu pembaruan produk.
Rangkaian Kenaikan Harga Apple Sepanjang 2026
Penyesuaian Juni tidak hanya menyentuh dua lini Mac. HomePod mini naik dari 99 dolar AS menjadi 129 dolar AS, lalu generasi keduanya kini dijual 149 dolar AS. Apple TV 4K melonjak dari 129 dolar AS ke 199 dolar AS, dan generasi baru mulai 299 dolar AS dengan kapasitas penyimpanan dua kali lipat.
iPad mini ikut naik dari 499 dolar AS ke 599 dolar AS. Model OLED yang diumumkan pekan ini dibanderol mulai 699 dolar AS. Harga iPhone sempat tidak berubah pada Juni, tetapi peluncuran iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max pada September menaikkan harga awal menjadi 1.199 dolar AS dan 1.299 dolar AS, masing-masing naik 100 dolar AS.
Apple juga menaikkan harga model iPhone lama yang masih dijual, termasuk iPhone 17, iPhone Air, dan iPhone 17e, masing-masing sebesar 100 dolar AS.
Bayangan MacBook Pro OLED Sentuh
Kabar kurang menggembirakan datang dari model MacBook Pro OLED layar sentuh yang diperkirakan diumumkan menyusul. Bloomberg melaporkan Apple telah membahas harga awal 2.899 dolar AS untuk versi 14 inci. Bila premi 400 dolar AS yang sama diterapkan pada model 16 inci yang kini mulai 2.999 dolar AS, versi barunya berpotensi menembus 3.399 dolar AS.
Proyeksi tersebut membuat keputusan menahan harga pada Mac M6 hari ini terasa lebih masuk akal. Pembeli yang sudah menunggu pembaruan produk tidak perlu merogoh kocek lebih dalam lagi setelah kenaikan Juni.
Dampak bagi Pasar Indonesia
Harga resmi Apple di Indonesia mengikuti konversi dan pajak setempat, sehingga angka dolar AS tidak langsung menjadi patokan. Namun pola penahanan harga pada lini Mac M6 bisa menjadi sinyal bagi distributor lokal dalam menyusun harga jual.
Pengguna di Indonesia yang mempertimbangkan Mac baru sebaiknya menunggu pengumuman resmi harga rupiah dari Apple Indonesia atau authorized reseller. Selisih waktu peluncuran lokal biasanya beberapa pekan setelah pengumuman global.
Apple belum memastikan apakah strategi harga tetap ini akan bertahan pada peluncuran produk berikutnya. Dengan tekanan biaya komponen dan rumor harga MacBook Pro OLED yang lebih tinggi, konsumen kini punya alasan untuk mencermati setiap pengumuman sebelum memutuskan membeli.