TANJUNG SELOR — Kebahagiaan menyelimuti keluarga Darlene Khen Rosengold Simanjuntak usai putri mereka menyabet medali perak di ajang Pesparawi Nasional XIV. Kompetisi paduan suara gerejawi bergengsi itu berlangsung di Manokwari, Papua Barat. Darlene tampil pada kategori solo anak usia 11–15 tahun dan berhasil mengharumkan nama provinsi Kalimantan Utara.
Ibu Darlene, Ripka Dian Megawati, mengaku sejak awal pihak keluarga hanya memberikan dukungan penuh tanpa tekanan. “Kami hanya ingin Darlene menikmati setiap prosesnya. Kami selalu mengingatkan agar bernyanyi dengan hati, memberikan yang terbaik untuk Tuhan dan Kalimantan Utara,” ujarnya di Tanjung Selor, Senin (29/6/2026).
Latihan Hampir Setiap Hari Demi Penampilan Terbaik
Di balik medali perak tersebut, ada proses panjang yang dijalani Darlene. Ia hampir setiap hari berlatih vokal bersama pelatih Dalle Mangga dan pianis Meyske Ana Kowimbim. Ripka mengatakan banyak waktu bermain yang harus dikorbankan demi persiapan matang.
“Sebagai orang tua tentu ada rasa haru melihat perjuangan anak kami. Darlene menjalaninya dengan semangat karena ingin memberikan penampilan terbaik,” kata Ripka. Komitmen tinggi sang anak disebut menjadi kunci utama keberhasilan ini.
Apresiasi untuk Tim Pelatih dan Dukungan Gereja
Ripka juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh kontingen Pesparawi Kalimantan Utara, tim pelatih, dan pihak gereja yang telah mendukung pengembangan bakat putrinya. Menurutnya, prestasi ini bukan sekadar medali, melainkan buah kerja keras dan penyertaan Tuhan.
“Medali perak ini bukan akhir dari perjalanan. Semoga pengalaman berharga ini menjadi bekal untuk meraih prestasi yang lebih tinggi dan suatu saat nanti bisa mempersembahkan medali emas bagi Kalimantan Utara,” tuturnya.
Talenta Muda Kaltara Berpotensi Tembus Panggung Nasional
Keberhasilan Darlene menjadi bukti bahwa generasi muda Kalimantan Utara memiliki potensi besar di bidang seni. Dengan pembinaan berkesinambungan dan kerja keras konsisten, talenta daerah diyakini akan terus berkembang. Ajang Pesparawi Nasional menjadi salah satu panggung bagi putra-putri daerah untuk bersaing di level tertinggi.