Pencarian

Laba Krakatau Steel hingga Kimia Farma Berbalik Positif, Danantara Beberkan Kinerja BUMN Setahun Terakhir

Sabtu, 04 Juli 2026 • 15:54:31 WIB
Laba Krakatau Steel hingga Kimia Farma Berbalik Positif, Danantara Beberkan Kinerja BUMN Setahun Terakhir
Pertamina catat laba Rp24,9 triliun, naik 80 persen dibanding periode sebelumnya.

KALIMANTAN UTARA — Dalam keterangan resmi yang dikutip Jumat (3/7/2026), Danantara merilis data kinerja keuangan BUMN yang dikelolanya. Pertamina membukukan laba Rp24,9 triliun, naik Rp11 triliun atau 80 persen dari periode sebelumnya. Sementara itu, Bank Mandiri dan BRI masing-masing mencatat laba Rp21,3 triliun dan Rp21,2 triliun, dengan pertumbuhan 13 persen dan 15 persen.

Pupuk Indonesia mencatat lonjakan paling spektakuler di antara delapan emiten tersebut. Laba perusahaan pupuk pelat merah itu melesat 202 persen menjadi Rp4,8 triliun dari sebelumnya Rp1,6 triliun. Pelindo juga menorehkan pertumbuhan 169 persen dengan laba Rp1,5 triliun.

Di sektor konstruksi, Adhi Karya mencatat kenaikan laba tertinggi secara persentase, yakni 667 persen menjadi Rp69 miliar. InJourney, holding BUMN pariwisata, membukukan laba Rp300 miliar atau tumbuh 33 persen. BNI mencatat laba Rp7,2 triliun, meningkat 6 persen.

Tiga BUMN Bangkit dari Kerugian

Tak hanya tumbuh, tiga BUMN berhasil melakukan turnaround alias berbalik untung. Krakatau Steel membukukan laba Rp635 miliar setelah pada periode sebelumnya merugi Rp981 miliar. Perbaikan ini didorong oleh restrukturisasi dan suntikan permodalan dari Danantara Asset Management (DAM).

Kimia Farma juga mencatat laba Rp108 miliar, berbalik dari rugi Rp160 miliar. Hal serupa terjadi pada Semen Indonesia yang membukukan laba Rp106 miliar setelah sebelumnya merugi Rp66 miliar. Rohan menegaskan, daftar ini baru sebagian kecil dari BUMN yang menunjukkan perbaikan kinerja.

"Masih terdapat sejumlah BUMN lain yang juga mencatat perkembangan positif dan menjadi bagian dari agenda transformasi berkelanjutan," kata Rohan.

Proyek Strategis dan Laporan Keuangan Menanti

Selain fokus pada kinerja perusahaan, Danantara mulai merealisasikan mandat investasi dari dividen BUMN tahun buku 2025. Dua proyek strategis yang tengah didorong adalah pengembangan ekosistem haji dan umrah Indonesia di Makkah serta proyek waste-to-energy (WTE). Proyek pengelolaan sampah menjadi energi ini disebut sejalan dengan target transisi ekonomi hijau.

Adapun laporan keuangan konsolidasian Danantara untuk tahun buku 2025 masih dalam proses audit. Rohan memastikan laporan tersebut akan dipublikasikan setelah seluruh tahapan audit rampung sesuai ketentuan yang berlaku.

Bagikan
Sumber: olenka.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks