Pencarian

40 Tim SMA/SMK Berebut Piala Gubernur Futsal Kaltara 2026, Babak 16 Besar Dimulai dengan Sistem Gugur

Rabu, 08 Juli 2026 • 21:19:01 WIB
40 Tim SMA/SMK Berebut Piala Gubernur Futsal Kaltara 2026, Babak 16 Besar Dimulai dengan Sistem Gugur
Babak 16 besar Piala Gubernur Futsal Kaltara 2026 resmi dimulai dengan sistem gugur.

TARAKAN — Persaingan menuju gelar juara Piala Gubernur Futsal Kalimantan Utara (Kaltara) 2026 kian memanas. Setelah menyelesaikan seluruh pertandingan penyisihan, 16 tim terbaik kini bersiap bertarung di babak 16 besar yang dimulai dengan sistem gugur.

Lolos dari 40 Peserta, Setiap Tim Wajib Tampil Tanpa Cela

Ketua Panitia Piala Gubernur Futsal Kaltara 2026, Riski Sovayunanto, mengatakan seluruh rangkaian pertandingan sejak kick off berjalan sesuai jadwal. Memasuki babak 16 besar, setiap tim dituntut tampil lebih maksimal karena tidak ada lagi ruang untuk melakukan kesalahan.

“Babak 16 besar tentu akan lebih kompetitif karena seluruh tim yang lolos merupakan tim-tim terbaik dari fase penyisihan,” ungkapnya, Rabu (8/7/2026).

Antusiasme Sekolah Melonjak, Kuota Ditambah Jadi 40 Tim

Tingginya kualitas persaingan tidak terlepas dari peningkatan jumlah peserta. Tahun ini, sebanyak 40 tim dari SMA, SMK, dan MA se-Kalimantan Utara ambil bagian, naik signifikan dibandingkan tahun lalu yang hanya 32 tim.

“Antusiasme sekolah-sekolah memang sangat luar biasa,” jelas Riski.

Menurutnya, lonjakan peserta merupakan hasil dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara. Instruksi gubernur agar sebanyak mungkin peserta difasilitasi membuat panitia menambah kuota dari rencana awal.

“Instruksi Pak Gubernur sebanyak-banyaknya peserta bisa difasilitasi selama memungkinkan, sehingga akhirnya kuota bertambah menjadi 40 tim,” bebernya.

Sistem Gugur Dimulai, Wasit dari Berbagai Daerah Dikerahkan

Riski menilai, babak 16 besar akan menjadi ujian sesungguhnya. Setiap pertandingan berlangsung dengan sistem gugur sehingga tim yang mampu menjaga konsistensi permainan berpeluang melangkah ke perempat final hingga memperebutkan gelar juara.

“Mulai fase ini semua pertandingan sangat menentukan,” ucapnya.

Panitia sejak awal berupaya menjaga kualitas penyelenggaraan melalui penerapan regulasi pertandingan yang jelas. Technical meeting digelar sebelum kompetisi dimulai, dan wasit dari berbagai daerah ditugaskan agar pertandingan berlangsung profesional.

“Kami ingin seluruh pertandingan berjalan profesional sehingga semua peserta merasa mendapatkan perlakuan yang adil,” ujarnya.

Pembibitan Atlet Muda untuk Kancah Nasional

Selain menjadi ajang persaingan antarsekolah, turnamen ini menjadi wadah bagi atlet muda menunjukkan kemampuan terbaiknya di hadapan masyarakat. Riski berharap kompetisi mampu melahirkan pemain-pemain potensial yang nantinya dapat memperkuat Kaltara pada berbagai kejuaraan yang lebih tinggi.

“Harapan kami pembinaan atlet tidak berhenti di tingkat provinsi, tetapi bisa melahirkan pemain yang mampu bersaing di level nasional,” tuturnya.

Ia optimistis persaingan akan semakin menarik seiring berjalannya babak gugur. Dukungan masyarakat yang terus memadati arena pertandingan menjadi motivasi tersendiri bagi para atlet untuk menampilkan permainan terbaik hingga partai final nanti.

“Kami berharap semangat sportivitas tetap dijaga dan masyarakat terus memberikan dukungan positif kepada seluruh peserta yang bertanding,” pungkasnya.

Bagikan
Sumber: benuanta.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks