BULUNGAN — Pemerintah Kabupaten Bulungan bersama jajaran TNI-Polri melakukan aksi penghijauan masif dengan menanam puluhan ribu bibit pohon di area PT Benamakmur Selaras Sejahtera (BSS), Desa Tengkapak. Agenda utama dalam kegiatan ini adalah penanaman 10.100 pohon ulin yang berhasil memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai penanaman pohon ulin terbanyak secara serentak.
Kegiatan yang dipusatkan di Kecamatan Tanjung Selor ini merupakan bagian dari program Penanaman Pohon Serentak Komando Daerah Militer (Kodam) VI/Mulawarman. Selain pohon ulin yang menjadi ikon hutan Kalimantan, petugas gabungan juga menanam 26.980 pohon keras dan 14.530 pohon buah di berbagai titik wilayah Korem di bawah naungan Kodam VI/Mulawarman.
Rekor MURI dan Upaya Pelestarian Plasma Nutfah
Penghargaan MURI diberikan atas konsistensi daerah dalam melestarikan ulin (Eusideroxylon zwageri), spesies pohon endemik Kalimantan yang pertumbuhannya sangat lambat namun memiliki nilai ekologis tinggi. Penanaman ini diharapkan mampu mengembalikan populasi ulin yang kian menyusut akibat eksploitasi hutan di masa lalu.
Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Bulungan Rofikoh Yunianto, yang hadir langsung dalam acara tersebut, menyatakan bahwa aksi ini bukan sekadar seremoni. Keterlibatan personel kepolisian bertujuan memastikan program rehabilitasi hutan berjalan berkelanjutan demi kepentingan generasi mendatang.
“Kegiatan ini adalah langkah konkret untuk masa depan. Kehadiran Polri di sini memastikan bahwa kami mendukung penuh upaya rehabilitasi hutan dan pencegahan bencana alam melalui penghijauan,” ujar Rofikoh Yunianto di sela-sela penanaman pohon, Senin (4/5/2026).
Pelepasan Ribuan Burung dan Bibit Ikan
Intervensi lingkungan di Bulungan kali ini mencakup pemulihan ekosistem secara menyeluruh, tidak hanya pada vegetasi darat. Panitia melakukan pelepasan 4.100 ekor burung ke alam bebas serta menyebar 20.000 bibit ikan di perairan setempat untuk menjaga rantai makanan dan keanekaragaman hayati lokal tetap terjaga.
Komandan Resor Militer (Danrem) 092/Mulawarman Mohammad Sjahroni bersama unsur Forkopimda Bulungan memimpin langsung prosesi ini. Sinergi lintas instansi ini dinilai krusial untuk menghadapi tantangan perubahan iklim yang mulai berdampak pada pola cuaca di Kalimantan Utara.
Edukasi Lingkungan bagi Pelajar Tanjung Selor
Panitia melibatkan pelajar dari SMKN 2 Tanjung Selor dan SMPN 3 Tanjung Selor guna memberikan edukasi lingkungan secara langsung. Kehadiran generasi muda diharapkan dapat menumbuhkan rasa kepemilikan terhadap kelestarian alam di tanah kelahiran mereka.
Kapolresta Bulungan menekankan bahwa kolaborasi sektor swasta, dalam hal ini PT BSS, bersama elemen masyarakat dan pelajar, menjadi kunci keberhasilan mitigasi bencana. Penghijauan di area lingkar tambang atau konsesi perusahaan merupakan bagian dari tanggung jawab pemulihan lahan yang harus diawasi bersama.
“Kegiatan ini adalah langkah konkret untuk masa depan. Kehadiran Polri di sini memastikan bahwa kami mendukung penuh upaya rehabilitasi hutan dan pencegahan bencana alam melalui penghijauan,” kata Rofikoh kembali menegaskan komitmen instansinya dalam menjaga ketahanan daerah dari ancaman bencana alam di masa depan.