An Se Young Mundur dari Kumamoto Masters 2026, Fokus Kejar Gelar ke-11 di Korea Open

Penulis: Boyke Sihombing  •  Senin, 02 November 2026 | 22:47:31 WIB
Tunggal putri Korea Selatan An Se Young mundur dari Kumamoto Masters 2026 dan memilih tampil di Korea Open.

KALIMANTAN UTARA — An Se Young menarik diri dari Kumamoto Masters 2026 yang berlangsung 10-15 November di Jepang. Tunggal putri Korea Selatan itu tetap tampil di Korea Open pada 3-8 November demi mengejar gelar ke-11 musim ini di hadapan publik sendiri.

Keputusan mundurnya An Se Young terkonfirmasi lewat daftar pemain yang dirilis Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF). Dua wakil Korea Selatan lainnya, Kim Ga Eun dan Sim Yu Jin, juga tercatat menarik diri dari turnamen berlevel Super 500 tersebut.

Belum ada pernyataan resmi soal alasan An mundur. Namun jadwalnya sejak merebut emas tunggal putri Asian Games 2026 lalu beruntun tampil di Denmark Open dan French Open diduga jadi penyebab utama.

Perban di Lutut dan Betis Jadi Sinyal Kelelahan

Jejak beban fisik An Se Young terlihat jelas di dua final terakhirnya. Pada final Denmark Open, kaki kanannya bermasalah. Di final French Open, lutut kanan dan betisnya dibalut perban.

Setelah menembus perempat final French Open, An buka suara soal kondisinya. "Saya sangat bersyukur masih bisa bertanding. Saya berusaha tidak terlalu memikirkan kondisi fisik saat bertanding, tapi memang terasa sangat melelahkan," ujarnya, dikutip dari Osen.

Sebelum French Open usai, An sempat menggantung statusnya untuk Korea Open. Ia menyebut bakal beristirahat dan menjalani rutinitas pemulihan lebih dulu sebelum memutuskan. "Saya akan beristirahat sambil melanjutkan rutinitas pemulihan saya. Kemudian, saya akan memutuskan apakah akan ikut serta dalam Korea Open atau beristirahat lebih lama," kata An saat itu.

Yeosu Menanti: Gelar ke-11 dan Rekor Dua Musim Beruntun

Kepastian tampil di Korea Open jadi kabar baik bagi penggemar bulu tangkis Korea. Turnamen di Yeosu itu menjadi panggung An untuk mengejar gelar ke-11 musim ini.

Pada 2025, An mencatatkan 11 gelar dalam satu musim dan menyamai rekor tunggal yang sebelumnya dipegang legenda Jepang Kento Momota. Jika kembali juara di Yeosu, ia akan menjadi pemain pertama dengan dua musim beruntun berisi 11 gelar.

Persaingan di Korea Open sedikit longgar setelah Wang Zhi Yi, Chen Yu Fei, dan Han Yue dari China mundur. Namun juara bertahan Akane Yamaguchi tetap tampil, meski menanggung catatan 10 kekalahan beruntun dari An.

Kumamoto Masters Tanpa An, Yamaguchi Dapat Peluang

Absennya An Se Young membuka jalan bagi Yamaguchi untuk meraih gelar di hadapan publik Jepang. Turnamen di Kumamoto itu tetap diikuti sejumlah nama kuat: Wang Zhi Yi, Chen Yu Fei, Ratchanok Intanon, Putri Kusuma Wardani, dan Tomoka Miyazaki.

Bagi An, prioritasnya jelas: tampil di rumah sendiri dalam kondisi sebaik mungkin, bukan memaksakan diri di Jepang dengan risiko memperparah cedera.

Reporter: Boyke Sihombing
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top