Wakapolda Kaltara Bekali 2 Keterampilan Baru bagi Pencari Kerja di Tarakan, dari Menjahit hingga Microsoft Excel

Penulis: Dedi Supriadi  •  Jumat, 06 November 2026 | 15:16:01 WIB
Wakapolda Kaltara meninjau langsung jalannya pelatihan keterampilan bagi pencari kerja di Tarakan Timur.

TARAKAN — Kegiatan berlangsung mulai pukul 10.30 WITA di Jalan Gunung Tembak RT 06, Kelurahan Kampung Enam, Kecamatan Tarakan Timur. Selain Wakapolda, hadir Wakapolres Tarakan Kompol Boby Vaski P., Kapolsek Tarakan Timur AKP Muhdar, Kasat Binmas Polres Tarakan IPTU Beny Apriyadi, dan perwakilan Ditbinmas Polda Kaltara IPDA Eko Budiono.

Dari jajaran Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Tarakan tampak Plt. Kepala Dinas H. Agus Sutanto dan Kepala UPTD Lembaga Latihan Kerja Syahriansyah. Kehadiran instruktur dari LLK memastikan peserta mendapat bimbingan langsung dari tenaga pengajar berkompetensi di bidangnya.

Dua Keterampilan yang Dibekalkan ke Peserta

Materi pelatihan dibagi ke dalam dua bidang. Keterampilan menjahit diarahkan agar peserta bisa mengembangkan jasa produksi maupun perbaikan pakaian. Adapun pelatihan komputer menitikberatkan pada Microsoft Excel, keterampilan yang dibutuhkan untuk pekerjaan administrasi dan pengolahan data.

Menurut Yusuf, kedua kemampuan itu punya nilai tambah saat peserta masuk dunia kerja. Peserta juga disebut punya ruang mengembangkan kemampuan sesuai bidang yang dipelajari, baik untuk melamar pekerjaan maupun membuka usaha mandiri.

"Setiap keterampilan yang diperoleh dari pelatihan ini bisa dimanfaatkan untuk berbagai kesempatan. Silakan ikuti seluruh materi dengan serius, aktif bertanya kepada instruktur, dan jangan ragu untuk mencoba. Kemampuan tersebut akan lebih bermanfaat apabila terus diasah dan dikembangkan setelah pelatihan selesai," ujar Yusuf.

Disiplin dan Percaya Diri Dinilai Ikut Menentukan

Wakapolda mengingatkan bahwa keahlian saja tidak cukup. Disiplin, ketekunan, dan rasa percaya diri dinilai turut menentukan apakah seseorang mampu memanfaatkan keterampilan yang sudah diperolehnya.

Peserta diminta tidak berkecil hati bila menghadapi keterbatasan. Yusuf mendorong agar pelatihan dijadikan kesempatan meningkatkan kualitas diri, bukan sekadar memenuhi kewajiban hadir.

"Jangan mudah berkecil hati apabila menghadapi keterbatasan. Terus belajar, tingkatkan kemampuan, dan bangun kepercayaan diri. Saya berharap setelah mengikuti pelatihan ini, peserta memiliki bekal yang bisa digunakan untuk memperoleh pekerjaan ataupun menciptakan lapangan usaha sendiri," tuturnya.

Peran Kepolisian Meluas ke Pemberdayaan Warga

Program Polisi Peduli Pengangguran memperluas cakupan tugas kepolisian. Pendekatan yang dipakai tidak berhenti pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban, tetapi menyentuh kebutuhan sosial dan ekonomi warga secara langsung.

Yusuf juga menyampaikan apresiasi kepada para instruktur dan jajaran Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Tarakan. Kolaborasi itu dinilai membuka ruang bagi masyarakat untuk belajar keterampilan secara langsung.

"Manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Apa yang dipelajari sekarang bisa menjadi awal untuk meningkatkan kemampuan, mendapatkan pekerjaan, bahkan membuka usaha yang nantinya memberikan manfaat bagi keluarga dan lingkungan sekitar," pungkas Yusuf.

Reporter: Dedi Supriadi
Sumber: headlinews.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top