Jungheinrich Luncurkan Forklift Listrik EFG M untuk Pasar Asia, Baterai Lithium-Ion Tersedia

Penulis: Boyke Sihombing  •  Jumat, 06 November 2026 | 10:22:01 WIB
Jungheinrich meluncurkan forklift listrik EFG MB dan MC untuk pasar Asia dengan pilihan baterai lead-acid atau lithium-ion.

KALIMANTAN UTARA — Jungheinrich resmi meluncurkan generasi terbaru forklift listrik counterbalance EFG MB dan MC untuk pasar Asia, mencakup kelas kapasitas 1,6 hingga 3 ton. Lini ini dirancang khusus menembus gang sempit gudang dan pabrik di kawasan yang selama ini sulit dimasuki merek Eropa. Konsumen bisa memilih paket performa, opsi baterai lead-acid atau lithium-ion, hingga fitur bantuan operator sesuai kebutuhan operasional.

Pabrikan forklift asal Jerman, Jungheinrich, membuka keran pemesanan untuk lini EFG M series di kawasan Asia-Pasifik. Peluncuran ini menandai langkah perusahaan memperluas penetrasi di pasar industri Asia yang selama ini didominasi merek Jepang dan China. Lini EFG MB dan MC diposisikan sebagai forklift listrik counterbalance yang bisa dikonfigurasi mengikuti karakter operasional masing-masing pengguna.

Dua Paket Performa untuk Beban Kerja Berbeda

Pembeli diberi dua pilihan paket performa. Paket pertama menekankan efisiensi energi untuk penanganan material harian. Paket kedua menyasar operasi berintensitas tinggi dengan tenaga angkat dan dorong lebih besar.

Paket performa tinggi tersedia standar pada model berkapasitas 2,5 hingga 3,0 ton. Konsumen bisa memilih baterai lead-acid atau lithium-ion dengan kapasitas 346 Ah atau 690 Ah, disesuaikan dengan pola shift dan beban kerja.

Kedua opsi baterai dibekali teknologi pengereman regeneratif. Sistem ini mampu memulihkan hingga 30% energi yang biasanya terbuang saat proses pengereman dan penurunan beban. Hasilnya, forklift bisa beroperasi lebih lama di antara sesi pengisian daya.

Fitur Bantuan Operator dan Telematika Standar

Jungheinrich menyediakan sejumlah fitur opsional untuk menyesuaikan kenyamanan dan keamanan kerja. Di antaranya kontrol ujung jari, layar digital 4 inci yang lebih besar, lampu LED upgrade, serta sistem bantuan operator atau ADAS.

Konfigurasi kursi dan kabin dibuat fleksibel agar pengemudi tetap nyaman menjalani shift panjang. Pilar B yang ramping dan atap kaca membantu visibilitas di gudang padat aktivitas.

Untuk varian empat roda EFG MC, fitur pengurangan kecepatan otomatis saat bermanuver tersedia sebagai standar. Sistem telematika terintegrasi juga ikut dipasang sejak unit keluar dari pabrik, memberi manajer armada akses data utilisasi, perencanaan perawatan, dan pemeriksaan pra-operasional.

Rekayasa dari Riset Pelanggan di Asia

Managing Director Jungheinrich Qingpu Plant, Lisa Jing Xue, menyebut pengembangan lini ini berangkat dari riset pelanggan yang ekstensif. Menurutnya, setiap operasi punya tuntutan berbeda sehingga forklift perlu bisa dikonfigurasi mengikuti aplikasi, beban kerja, dan operator.

"Dengan seri EFG M, pelanggan dapat mengonfigurasi truk di sekitar aplikasi, beban kerja, dan operator mereka, apakah mereka membutuhkan manuverabilitas lebih besar untuk ruang gudang yang sempit, atau truk yang stabil dan bertenaga untuk pekerjaan transportasi dan penumpukan yang menuntut," ujar Jing Xue dalam pernyataan resmi perusahaan.

Ia menambahkan, pelanggan bisa berinvestasi pada performa yang dibutuhkan saat ini, lalu menambah kemampuan lain ketika kebutuhan aplikasi berkembang.

Jaringan Layanan Jadi Andalan di Asia-Pasifik

Pemesanan kedua varian, baik tiga roda maupun empat roda, sudah dibuka. Jungheinrich menyiapkan dukungan purna jual melalui jaringan layanan lebih dari 6.000 personel yang tersebar di kawasan Asia-Pasifik.

Skala jaringan servis menjadi faktor penting di segmen forklift listrik, karena ketersediaan suku cadang dan teknisi menentukan waktu henti armada. Bagi operator gudang dan pabrik, kecepatan respons layanan sering lebih menentukan daripada selisih harga unit.

Jungheinrich belum mengungkap rentang harga resmi untuk pasar Asia, termasuk Indonesia. Perusahaan juga belum merinci ketersediaan unit di jaringan dealer lokal.

Reporter: Boyke Sihombing
Sumber: electrek.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top