KALIMANTAN UTARA — Jakarta — Setelah debut lewat Rahasia Pertama pada 2025, Rony Parulian kembali menunjukkan evolusinya sebagai singer-songwriter lewat album Dunia dan Seisinya. Karya terbarunya ini bukan sekadar kumpulan lagu, melainkan rekaman perjalanan pribadinya dalam memahami kehidupan dan bertumbuh sebagai musisi.
Berbeda dengan album perdananya, proses kreatif Dunia dan Seisinya terbilang unik. Rony mengaku telah menentukan judul untuk setiap lagu sebelum materi musiknya benar-benar terbentuk—sebuah fondasi yang membuat proses produksi berjalan lebih fokus dan terarah.
"Album kedua ini kayak semua itu sudah sangat-sangat dipersiapkan. Bahkan dari semua track tuh aku sudah tulis judul-judulnya. Jadi sebelum lagu-lagu itu sudah jadi, si judulnya itu sudah ada duluan di catatan buku pribadi aku," ungkap Rony saat ditemui di Krapela Live Row 9, Jakarta Selatan.
Dalam album ini, Rony terlibat penuh sebagai penulis lagu bersama sejumlah musisi dan produser ternama tanah air. Nama-nama seperti Lafa Pratomo, Petra Sihombing, Rendy Pandugo, dan Krisna Trias turut mewarnai proses kreatif yang terasa lebih personal bagi Rony.
Keterlibatan para produser dengan pendekatan berbeda justru menghasilkan warna yang beragam dalam benang merah musik pop-rock alternatif. Sepuluh trek di album ini pun hadir dengan karakter masing-masing tanpa kehilangan identitas Rony sebagai musisi.
"Jadi pengerjaannya pun enggak terlalu yang mikir banget karena kita sudah prepare dan sudah ada bahan apa yang kita mau ceritakan. Pas gue ketemu sama bapak-bapak produser, semua langsung kita gas," lanjutnya.
Bagi Rony, album ini merekam banyak hal yang ia pelajari selama proses pengerjaan. Ada cerita yang sebelumnya belum pernah ia coba maupun ia berani sampaikan, menjadikan Dunia dan Seisinya sebagai medium eksplorasi artistik yang lebih jujur.
"Aku ingin album ini terasa seperti perjalanan. Bukan cuma perjalanan musik, tapi juga perjalanan sebagai manusia dan sebagai musisi. Ada banyak hal yang aku pelajari selama proses membuat album ini," tuturnya menegaskan.
"Jadi ketika orang mendengarkan album ini, aku berharap mereka bukan cuma mendengar lagu Rony Parulian, tapi juga bisa menemukan bagian dari dunia mereka sendiri di dalamnya."
Hadirnya album kedua ini menegaskan posisi Rony Parulian di industri musik Indonesia, bukan hanya sebagai vokalis dengan teknik mumpuni, tetapi juga sebagai pengarang cerita yang sedang menemukan suaranya sendiri.