LDII Kaltara Gelar Penyuluhan dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Perempuan di Tarakan

Penulis: Cecep Sudrajat  •  Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:31:31 WIB
Puluhan perempuan mengikuti penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan gratis di Masjid Babul Haq, Tarakan.

TARAKAN — Puluhan ibu-ibu mengikuti penyuluhan dan cek kesehatan gratis yang digelar oleh Biro PPKK DPW LDII Kalimantan Utara. Acara itu berlangsung di Masjid Babul Haq, Kelurahan Karang Rejo, pada Minggu (28/6).

Ketua Biro PPKK Suri mengatakan, kesehatan perempuan menjadi tiang utama kesejahteraan keluarga. Dalam kegiatan itu, peserta tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga menjalani pemeriksaan kesehatan secara langsung.

Peserta Dapat Ilmu dan Pelayanan Kesehatan Langsung

Suri menyampaikan, para ibu mendapatkan pengetahuan dasar tentang cara menjaga tubuh sejak dini, mengenali tanda-tanda gangguan kesehatan, serta pola hidup sehat. “Tidak hanya mendengarkan penjelasan, peserta juga mendapatkan kesempatan diperiksa kesehatannya secara langsung. Para ibu juga senantiasa bugar ketika berperan di rumah maupun lingkungan,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan itu merupakan bentuk pemberdayaan yang berjalan beriringan dengan kepedulian. Ketika perempuan memahami dan menjaga kesehatannya, pondasi keluarga menjadi lebih kokoh, damai, dan sejahtera.

Harapan agar Kegiatan Terus Berlanjut

Suri yang sehari-hari berprofesi sebagai bidan berharap, acara serupa dapat terus berlanjut dan berkembang. Menurutnya, langkah kecil namun bermakna seperti ini penting untuk mewujudkan lingkungan masyarakat yang sehat, berilmu, dan kuat.

“Langkah?langkah kecil namun bermakna seperti ini terus diharapkan berlanjut dan berkembang lebih luas demi mewujudkan lingkungan masyarakat yang sehat, berilmu, dan kuat berlandaskan kebersamaan,” kata Suri.

Kegiatan itu juga dinilai mampu mempererat ikatan organisasi dengan masyarakat serta meningkatkan semangat kebersamaan dan kepedulian antarwarga.

Reporter: Cecep Sudrajat
Sumber: ldii.or.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top