KALIMANTAN UTARA — Kia Niro generasi kedua yang diperkenalkan pada 2022 lalu kini mendapatkan pembaruan di pertengahan masa edarnya. Facelift 2027 ini hadir dengan pendekatan yang cukup konservatif: menyempurnakan yang sudah ada tanpa mengubah total karakter mobil. Namun, keputusan strategis untuk memangkas varian elektrifikasi tertinggi justru menjadi sorotan utama.
Dari segi tampilan, Kia memberikan ubahan pada bagian bumper depan dan belakang. Gril dan intake udara didesain ulang untuk memberi kesan lebih lebar dan modern. Lampu utama masih mengadopsi desain khas Niro yang ramping, namun dengan grafik LED yang diperbarui.
Velg juga mendapat pola anyaman baru yang lebih aerodinamis. Secara keseluruhan, Niro Hybrid facelift ini masih mudah dikenali, tapi dengan sentuhan yang membuatnya terasa lebih segar ketimbang versi pra-facelift.
Di dalam kabin, Kia menambahkan beberapa fitur anyar yang belum tersedia sebelumnya. Layar instrumen dan head unit masih menggunakan panel ganda (dual-screen) berukuran 10,25 inci, namun sistem infotainment-nya kini mendapat pembaruan perangkat lunak. Fitur konektivitas seperti over-the-air (OTA) update juga diklaim lebih responsif.
Fitur keselamatan aktif seperti lane keeping assist dan adaptive cruise control tetap menjadi standar. Tidak ada perubahan signifikan pada material interior atau tata letak kursi, yang berarti Niro tetap mengedepankan kepraktisan dan ruang kabin yang lega untuk segmen crossover kompak.
Keputusan paling mencolok dari facelift ini adalah penghentian total varian Niro EV dan Niro PHEV. Padahal, Niro EV sempat menjadi salah satu model listrik terjangkau yang cukup populer di beberapa pasar global. Kia tidak memberikan alasan rinci dalam pernyataan resmi, namun langkah ini kemungkinan besar terkait dengan strategi elektrifikasi baru yang lebih agresif di bawah platform E-GMP khusus mobil listrik.
Dengan dihapusnya dua varian tersebut, Niro kini hanya tersedia sebagai hybrid konvensional. Sistem penggeraknya masih mengandalkan mesin bensin 1.6 liter 4-silinder yang dipadukan dengan motor listrik dan baterai lithium-ion berkapasitas kecil. Transmisi DCT 6-percepatan tetap menjadi andalan. Kia tidak menyebutkan perubahan angka tenaga atau konsumsi bahan bakar pada facelift ini.
Facelift Kia Niro Hybrid 2027 ini mulai dijual di pasar Korea Selatan dan Amerika Serikat pada kuartal ketiga 2026. Untuk pasar Indonesia, Kia Niro sempat hadir dalam bentuk hybrid dan EV secara terbatas. Belum ada konfirmasi apakah versi facelift ini akan masuk ke Indonesia atau tidak.
Yang jelas, dengan hilangnya varian PHEV dan EV, Niro kini menjadi mobil hybrid murni yang bersaing di segmen crossover kompak. Bagi konsumen yang menginginkan Kia listrik, pilihan saat ini jatuh pada Kia EV6 atau Kia EV9 yang dibangun di atas platform khusus.