KALIMANTAN UTARA — Ribuan bibit pohon itu ditanam langsung di area TPA Basirih yang selama ini menjadi salah satu titik krusial pengelolaan sampah di Banjarmasin. Executive Director 3 Pelindo Daru Wicaksono Julianto mengatakan, pemilihan lokasi ini strategis karena area tersebut membutuhkan pemulihan lingkungan secara serius.
"Setiap pohon yang kita tanam hari ini adalah harapan akan udara yang lebih bersih, ekosistem yang lebih sehat, serta masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang," ujar Daru dalam keterangan resminya.
Pelindo tidak asal memilih jenis tanaman. Daru menjelaskan, bibit yang ditanam merupakan pohon keras dengan kriteria spesifik: perakaran kuat, daya serap karbon tinggi, dan mampu bertahan dalam jangka panjang. Langkah ini diambil agar program penghijauan tidak sekadar seremonial, tetapi benar-benar memberi dampak ekologis berkelanjutan.
Daru menambahkan, sebagai perusahaan pelabuhan nasional, pihaknya meyakini pertumbuhan bisnis harus berjalan beriringan dengan tanggung jawab terhadap lingkungan. Program tanam pohon ini merupakan wujud komitmen Pelindo dalam menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).
Wali Kota Banjarmasin Muhammad Yamin menyambut baik langkah Pelindo. Ia menilai, kontribusi BUMN pelabuhan ini menjadi contoh aksi nyata yang langsung dirasakan masyarakat, bukan sekadar wacana.
Yamin berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, BUMN, dan warga bisa terus diperkuat. Menurutnya, penghijauan di TPA Basirih tidak hanya memperbaiki kualitas udara, tetapi juga menciptakan ruang hidup yang lebih sehat bagi warga sekitar.
"Setiap pohon yang kita tanam hari ini adalah harapan akan udara yang lebih bersih, ekosistem yang lebih sehat, serta masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang," ujar Daru dalam keterangan resminya.
Pelindo menargetkan program ini tidak berhenti pada penanaman 2.500 pohon. Ke depan, perusahaan akan terus bersinergi dengan Pemkot Banjarmasin dan pemangku kepentingan lain untuk menghadirkan program pelestarian lingkungan yang berkelanjutan.
Daru menegaskan, peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia harus menjadi momentum untuk mengambil tindakan nyata dalam menjaga kelestarian alam. Melalui penanaman ribuan pohon ini, Pelindo ingin meninggalkan warisan hijau bagi Kota Banjarmasin — bukan sekadar laporan tahunan ESG.