Polda Kaltara Gelar Pasar Murah Hari Bhayangkara ke-80, Dua Ton Beras SPHP Dijual Rp55 Ribu per 5 Kg

Penulis: Edi Wahyono  •  Senin, 29 Juni 2026 | 17:55:31 WIB
Ratusan warga Tanjung Selor antusias mengikuti Pasar Murah Hari Bhayangkara ke-80 di kawasan Car Free Day Tebu Kayan.

TANJUNG SELOR — Ratusan warga Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, berbondong-bondong mendatangi Pasar Murah Polda Kalimantan Utara di kawasan Car Free Day Tebu Kayan, Minggu. Mereka berebut membeli beras SPHP kemasan 5 kilogram yang dijual Rp55 ribu, lebih murah Rp10 ribu dari harga pasar yang mencapai Rp65 ribu.

Harga di Bawah Pasaran, Warga Borong Sembako

Hasnah, warga Jalan Sengkawit, mengaku puas dengan harga yang ditawarkan. Ia membeli beras, gula, telur, dan minyak goreng dalam satu kunjungan.

“Saya senang sekali karena barangnya murah-murah, jadi saya banyak belanjanya. Beras biasa Rp65 ribu, di sini hanya Rp55 ribu. Kalau telur di pasar dua Rp5 ribu, di sini sepuluh butir hanya Rp19 ribu,” kata Hasnah.

Jakiah, warga Sabanar Lama, juga membeli dua paket masing-masing untuk beras, gula, minyak goreng, dan tepung. “Selisih harganya dengan di pasar lumayan bisa untuk membeli kebutuhan lainnya,” ujarnya.

Kapolda: Antusiasme Capai Seribu Orang

Kapolda Kaltara Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy mengatakan pasar murah ini bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Polda menggandeng Bulog untuk menyuplai beras dari program SPHP.

“Ini kurang lebih dua ton beras dari SPHP dibantu oleh Bulog. Ada juga gula, telur dengan harga yang cukup relatif murah sehingga masyarakat tadi kita lihat berduyun-duyun untuk membeli,” kata Djati.

Ia memperkirakan jumlah pengunjung mencapai seribu orang. Selain pasar murah, Polda Kaltara juga menggelar bakti kesehatan dan olahraga bersama yang diikuti personel Polda dan Bhayangkari.

Daftar Harga Sembako di Pasar Murah Polda Kaltara

  • Beras SPHP 5 kg: Rp55 ribu
  • Gula pasir per kg: Rp17 ribu
  • Tepung terigu per kg: Rp10 ribu
  • Minyak goreng per liter: Rp18 ribu
  • Telur ayam per 10 butir: Rp19 ribu

Djati berharap kegiatan ini mendekatkan Polri dengan masyarakat. “Di umur 80 tahun, usia yang cukup sepuh ini tentu Polri diharapkan semakin profesional, transparan, akuntabel dan yang paling penting adalah tidak menyakiti masyarakat,” tambahnya.

Reporter: Edi Wahyono
Sumber: kaltara.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top